jump to navigation

Penjualan mobil bekas terus meningkat May 1, 2009

Posted by Ali in Berita Otomotif.
Tags: , ,
trackback

Penjualan mobil di Indonesia pada tahun 2008 mencapai 607.770 unit, data tersebut adalah data wholesales atau data unit mobil baru yang dikirim ke showroom. Lalu bagaimana dengan penjualan mobil bekas pakai? Memang tidak ada angka pasti mengenai hal ini.

Showroom Mobil Bekas/Second

Showroom Mobil Bekas/Second

Tetapi jika melihat dari begitu menjamurnya showroom mobil bekas di Indonesia, maka sudah dipastikan bahwa pasar mobil bekas memang pasar yang menggiurkan.

Sebagai contoh saja, di wilayah Depok, kota satelit di selatan Jakarta, tidak kurang ada 50 showroom yang menjual mobil bekas. Jika satu showroom rata-rata perbulan dapat menjual 5 unit, berarti tidak kurang dari 250 unit mobil bekas diperjual belikan di kota Depok.
Dihitung dalam setahun, berarti hampir 3.000 unit mobil bekas diperjualbelikan. Padahal jika menurut data registrasi dari SAMSAT, pendaftaran mobil baru di wilayah Depok tahun 2008 hanya sekitar 10.000 unit.

Ada beberapa hal yang mendorong penjualan mobil bekas di Indonesia terus meningkat.

1. Harga mobil baru yang semakin tinggi

Salah satu factor yang menentukan harga jual kendaraan adalah nilai tukar rupiah terhadap US Dollar atau Yen Jepang. Jika nilai tukar rupiah melemah, maka produsen mobil di Indonesia terpaksa menaikkan harga jual kendaraannya. Hal ini membuat harga mobil baru terus meningkat. Sehingga calon pembeli yang kemampuan daya belinya tidak terlalu kuat, terpaksa membeli mobil bekas untuk memenuhi kebutuhannya.

2. Menghindari Depresiasi

Salah satu karakter unik orang Indonesia yang mempengaruhi keputusannya dalam membeli mobil adalah “Berapa nilai jual kembali mobil saya jika saya nanti ingin menjualnya?”
Sehingga banyak orang Indonesia yang lebih cenderung membeli mobil bekas agar tidak mengalami kerugian depresiasi dilai jual.
Begitu mobil Anda keluar dari showroom, harganya akan langsung mengalami depresiasi.
Rata-rata sebuah kendaraan akan kehilangan maksimal 30% dari harga belinya dalam jangka waktu 2 tahun sejak pertama kali dijual ke pembeli.
Tentu saja ada hal lain yang mempengaruhi harga jual kebali sebuah mobil. Diantaranya : merk mobil tersebut, kondisi mobil, penggunaan dan perawatan, serta keadaan pasar juga ikut menentukan besar kecilnya depresiasi mobil baru Anda.

3. Tidak ingin menunggu mobil baru yang terlalu lama

Pada beberapa tipe mobil yang laris di pasaran, masa tunggu kendaraan keluar dari showroom kadang terlalu lama. Sehingga banyak calon pembeli yang tidak sabar menunggu masa indent tersebut, akhirnya lebih memilih mencari alternative lain dengan membeli mobil bekas yang bisa langsung dipakai. Hal ini berlaku ketika kapasitas produksi atau kuota impor suatu model tidak lagi sesuai dengan banyaknya permintaan pasar. Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Nissan Grand Livina, Honda Jazz, adalah beberapa model yang pernah menikmati fenomena ini.

Mau tahu lebih lengkap tentag perkembangan dunia otomotif di Indonesia? Dapatkan dari Best Indonesia Cars Guide

Advertisement

Comments»

1. Hukum Girard 250 dan Pentingnya Networking « How to Dream? - December 2, 2009

[...] dan bermanfaat untuk mereka. Jika sudah memiliki kesan yang baik, maka mudah bagi kita untuk menjual apapun kepada orang-orang di ring 1, tentu saja jika produk atau jasanya sesuai dengan kebutuhan mereka. [...]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.